Mental blocks, adalah hambatan secara mental
/ psikologis yang menyelubungi pikiran seseorang. Ia dapat muncul dari
kekeliruan pengalaman hidup / pergaulan, sisa traumatik masa lalu, sisa luka
batin, sisa pengalaman yang tidak mengenakkan ketika kecil maupun karena “kekeliruan”
atau kekurangtepatan cara pandang / anggapan terhadap sesuatu bahkan akibat
cara belajar/ pendidikan yang tidak tepat. Kemunculannya (manifestasinya) bisa
berbentuk kecanggungan bertindak, kesulitan berbicara (apalagi di depan umum),
kesulitan mengaktualisasikan diri (walaupun sebenarnya memiliki berbagai
kelebihan, misalnya kecerdasan/ kemampuan lain), kadang juga muncul dalam
bentuk
Apa Itu “Program Negatif”
Berkerabat dengan “mental block”, “program negatif” muncul
mengiringi kehidupan kita sehari-hari, yakni ketika pikiran kita berhubungan
dengan berbagai informasi yang tidak semuanya memberdayakan! Waspadalah!!!
Dalam istilah hipnoterapi, pikiran kita diprogram oleh keadaan dan situasi
kehidupan di sekitar kita, diprogram oleh televisi, sinetron, dsb…. Kadang
diprogram oleh anggapan kita sendiri yang kadang bertentangan dengan
produktivitas. Misalnya, kita pernah menganggap bahwa sukses itu hanya milik
orang-orang yang berduit banyak, dsb… Jika pikiran kita meyakini hal itu, maka
benar jugalah, terjadilah…. kita sulit sukses karena pikiran kita telah
menolaknya! Jadilah“mental block”.
Hal yang sama, terjadi di rumah-rumah, ketika orangtua yang
sedang marah, mengata-ngatai anaknya dengan ucapan kasar dan “menghukum”/
memvonis, misalnya…”kamu memang anak goblok kok,
masak gini aja gak bisa…”, dsb…..
Atau, ada lagi variasi lain. Ketika mendapoati anaknya yang nakalnya bukan main
(maklum anak-anak, kan gitu biasanya.. ntar kalo dieeem aja, ntar malah jadi
patung lhoh…. hehe…), sang ibu ngomel-ngomel di deopan anaknya pula: “…duh… bandelnya kamu… kayak anak setan…”(naudzubillaah..).
Emang seneng kalo anaknya jadi anak setan.. hehehe….
Di sekolah, sering pula
kita temui guru yang seenaknya berucap sembrono kepada murid-muridnya.
Kata-kata itu mempengaruhi pikiran anak dan lambat laun berubah menjadi program
negatif yang terbawa hingga anak tersebut dewasa kelak!Itulah beberapa
“ketidaksengajaan” atau “kekhilafan” yang berujung FATAL! Dalam bahasa
masyarakat umum (masyarakat Jawa) disebut “mandi
pangucape” (manjur
kata-katanya).
Dalam terminologi hipnoterapi, kata-kata tersebut masuk ke alam
bawah sadar si anak dan langsung memprogram pikiran sadarnya! Ingat: kekuatan
alam pikiran bawah sadar = 88% ! Cukup kuat untuk memerintah pikiran sadar
(yang cuma 12%!) yang selanjutnya, pikiran sadar memerintah organ-organ tubuh
(fisik)! Bayangkan dan rasakan akibat kelalaian kecil tadi ! Demikian
juga, bila seseorang terbiasa menerima kata-kata negatif yang merendahkan
(bahkan mungkin dialami sejak pada masa kanak-kanak) baik oleh orang-orang di
lingkungan rumah, sekolah, di lingkungan permainan bersama teman-temannya, dsb.
Atau, seseorang yang ketika kecil sering ditakut-takuti, akan tumbuh menjadi
pribadi yang canggung, rendah diri, penakut, dsb… Kalau dah gini nih…. bahaya….
Pengalaman pahit tersebut (kadang berupa trauma), dapat berubah menjadi selaput
penghalang (blocks) secara
mental, yang disebut mental blocks.
sindrom“inferior
complex” / sindrom
rendah diri.
Pada anak kecil, yang memprogram pikirannya adalah terutama
kedua orangtuanya, pengasuh, keluarga, lingkungan, guru, TV, dan siapa saja
yang dekat dengan dirinya. Saat masih kecil pemrograman terjadi dengan sangat
mudah karena pikiran anak belum bisa menolak informasi yang ia terima.
Ketidakmampuan memfilter informasi ini disebabkan karena pada saat itu critical
factor, atau faktor kritis, dari pikiran sadar belum terbentuk.
Kalaupun sudah terbentuk critical factor masih lemah.
Pemrograman pikiran saat anak masih kecil terjadi melalui dua
jalur utama yaitu melaluiimprint dan misunderstanding. Definisi imprint
adalah “a thought that has been
registered at the subconscious level of the mind at a time of great emotion or
stress, causing a change in behavior” atau imprint adalah apa yang
terekam di pikiran bawah sadar saat terjadinya luapan emosi atau stress,
mengakibatkan perubahan pada perilaku.
Misunderstanding adalah salah pengertian
yang dialami seseorang saat memberikan makna kepada atau menarik simpulan dari
suatu peristiwa atau pengalaman.
Baik imprint maupun misunderstanding,
setelah terekam di pikiran bawah sadar, akan menjadi program pikiran yang
selanjutnya mengendalikan hidup seseorang.
Satu hal yang perlu kita
mengerti yaitu bahwa semua, saya ulangi… semua, program pikiran adalah baik.
Program pikiran selalu bertujuan membahagiakan kita. Program pikiran diciptakan
atau tercipta demi kebaikan kita berdasarkan level kesadaran dan kebijaksanaan
kita saat itu.
http://miracleone.wordpress.com/hypno-therapy/mental-block/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar