Minggu, 06 Juli 2014

Motto beserta Visi dan Misi Pasangan Capres



Motto Pasangan Capres Prabowo-Hatta dan Capres Jokowi-JK memprioritaskan program ketahanan pangan dan energi, tetapi kebijakan dan penerapan program kedua pasangan berbeda.
Capres Jokowi-JK lebih memilih program energi murah, sedangkan Capres Prabowo-Hatta memaksimalkan pengolahan minyak mentah di dalam negeri dan pengembangan energi terbarukan.
“Ketahanan energi nasional pentingan agar tidak lagi bergantung pada impor bahan bakar minyak. Ketergantungan impor BBM bisa dipecahkan dengan membangun 2 refinery baru dan pengembangan renewable energy,” ujar Amir Sambodo, Tim Ekonomi Capres Prabowo-Hatta dalam diskusi bertema Substansi Debat Capres soal Ekonomi: Fakta atau Slogan?
Imam Sugema, Tim Ekonomi Capres Jokowi-JK, menjelaskan lebih memilih energi murah untuk menciptakan program ketahanan energi nasional.
“Kami memilih energi murah, dengan memanfaatkan gas. Ini berbeda dengan program Capres Prabowo-Hatta,” ujarnya dalam kesempatan sama.
Dia menjelaskan pemanfaatan energi murah berupa gas bisa menghemat pengeluaran PLN hingga Rp70 triliun per tahun.
PLN, sambungnya, juga bisa memanfaatkan energy mixed untuk pembangkit listrik, seperti batu bara dan air, sehingga bisa mengurangi dan menghemat unit cost.
Soal ketahanan pangan, ujar Amir Sambodo, Prabowo-Hatta akan menambah lahan sawah 2 juta hektare guna melindungi dan memenuhi kebutuhan pangan kelompok miskin yang mencapai 29 juta jiwa plus 70 juta jiwa hampir miskin.
“Ini adalah affirmative action (keberpihakan) kepada golongan miskin dengan memberikan ketersediaan pangan terjangkau,” tegasnya.
Prabowo bersama pasangannya Muhammad Hatta Radjasa menurut saya lebih meningkatkan prioritas dibidang petahanan dan pangan dengan memberikan solusi-solusi dan strategi-strategi untuk memenangkan pilpres sehingga visi misinya dapat terwujud.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar